PorossSulteng-Palu – Pemerintah Kota Palu melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Palu, Nathan Pagasongan, S.Sos., M.Si., mewakili Wali Kota Palu dalam menghadiri pembukaan Turnamen Catur Nasional 2026 Piala Kapolda Sulawesi Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (18/04/2026) di Aula STIA Panca Marga Palu.
Turnamen catur berskala nasional ini resmi dibuka oleh Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Dr. Endi Sutendi, S.I.K., S.H., M.H. Pembukaan ditandai dengan pertandingan simbolis antara Kapolda dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah, Muchsin Husain Pakaya, S.E., M.Si., yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan bahwa jumlah peserta yang telah mendaftar mencapai sekitar 200 orang. Tingginya jumlah tersebut mencerminkan besarnya minat dan antusiasme masyarakat terhadap olahraga catur di Indonesia.
Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang turut ambil bagian dalam turnamen ini. Menurutnya, catur tidak hanya sekadar permainan strategi, tetapi juga sarana untuk melatih disiplin, konsentrasi, serta kemampuan berpikir secara matang dalam mengambil keputusan.
Lebih lanjut, Kapolda berharap turnamen ini dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda berprestasi. Ia menekankan bahwa dalam setiap kompetisi, menang dan kalah merupakan hal yang wajar, namun pengalaman dan nilai-nilai yang diperoleh selama pertandingan jauh lebih penting.
Turnamen ini merupakan hasil kerja sama antara Polda Sulawesi Tengah dan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 18 hingga 19 April 2026, dan terbuka bagi peserta dari berbagai daerah.
Adapun kategori yang dipertandingkan meliputi kategori senior terbuka dan kategori perorangan junior usia di bawah 15 tahun. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menyediakan total hadiah sebesar Rp60.000.000 untuk memotivasi para peserta dalam menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat lahir atlet-atlet catur potensial yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga hingga ke kancah internasional.

