PorosSulteng–Palu–Komando Resor Militer 132/Tadulako menggelar kegiatan olahraga bersama yang dirangkaikan dengan nonton bareng Piala Dunia di Makorem 132/TDL, Jumat 19 Juni 2026 pukul 06.00 WITA. Kegiatan ini dihadiri Kasrem 132/Tdl, Para Kasi Kasrem 132/Tadulako, Ketua Persit KCK Koorcabrem 132/Tadulako, Camat Mantikulore, Kepala Desa Palu Barat dan Palu Timur, para perwira, bintara, tamtama, PNS Korem 132/Tdl, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan insan pers.
Danrem 132/Tadulako Brigadir Jenderal TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta, S.H., M.Sc., P.Sc dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar sarana menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani. Lebih dari itu, kegiatan menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta membangun komunikasi harmonis antara TNI dengan seluruh komponen masyarakat.
Dalam keterangannya kepada media, Danrem menjelaskan inti kegiatan hari ini adalah silaturahmi dan olahraga bersama.
“Namanya silaturahmi kita untuk menjalin keakraban, kerjasama, sinergitas dengan anggota maupun komponen masyarakat yang lainnya. Di lain itu kita juga melaksanakan olahraga bersama dalam rangka menjaga kebugaran kita. Karena hari Jumat biasanya kita melaksanakan olahraga umum maupun olahraga lainnya, sehingga di sela-sela kesibukan bekerja dan bertugas kita tetap menjaga kesehatan. Sehingga kita tetap fit untuk melaksanakan tugas ke depannya,” ujarnya.
Danrem juga menyampaikan kondisi terkini penanganan pascagempa magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah tiga hari lalu. Kodim 1306/Kota Palu dilibatkan langsung sebagai bagian dari satuan tugas, dengan dukungan personel dari Yon TP dan satuan jajaran Kodam lainnya. Sekitar 200 personel diturunkan ke lapangan membantu membersihkan puing rumah yang roboh dan mendirikan tenda darurat bagi warga terdampak.
Soal pembangunan jembatan, Danrem meluruskan nama yang beredar. "Bukan Jembatan Merdeka, namanya Jembatan Garuda," tegasnya. Korem 132/Tadulako saat ini mengerjakan sekitar 43 titik jembatan yang tersebar di lima wilayah Kodim, mencakup jembatan rangka baja, jembatan gantung, dan jembatan beton. Satu unit jembatan beton di Toli-Toli sudah rampung dan diresmikan. Sisanya masih dalam pengerjaan.
Danrem menutup dengan ajakan agar kegiatan ini dimanfaatkan untuk mempererat persaudaraan, menjaga kesehatan, dan kebersamaan. Ia berharap sinergi TNI, pemerintah daerah, tokoh, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat demi kemajuan Sulawesi Tengah dan keutuhan NKRI.

