PorosSulteng–SIGI – Di depan sebuah bangunan hijau di Palolo, Kabupaten Sigi, kini berdiri papan nama Komando Rayon Militer (Koramil) 1306-22/Palolo Kodim 1306/Kota Palu. Satuan baru ini lahir dari penataan satuan jajaran TNI AD, dan berada di bawah komando Pelaksana Harian (Plh) Danramil, Pelda I Gusti Ketut Suparman.
Pembentukannya tertuang dalam Surat Perintah Pangdam XXIII/Palaka Wira Nomor Sprin/704/IX/2026, yang memerintahkan Dandim 1306/Kota Palu menyiapkan dan meresmikan Koramil-22/Palolo bersama Koramil-21/Ampibabo.
Surat perintah itu merujuk Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/685/VI/2025 tanggal 2 Juni 2025 dan Keputusan Kasad Nomor Kep/521/VIII/2026 tanggal 3 Agustus 2026 tentang penataan dan pembentukan satuan baru jajaran TNI AD. Pelda Suparman ditunjuk sebagai Plh Danramil lewat Surat Perintah Dandim 1306/Kota Palu Nomor Sprin/308/IX/2026 tanggal 21 September 2026.
Dedikasi Pelda Suparman di Palolo dimulai jauh sebelum papan nama itu terpasang. Ia bertugas sebagai Babinsa sejak 2020 dan ditunjuk sebagai Danpos pada 2022 saat masih berpangkat Sersan Mayor.
Kondisi kantor kala itu memprihatinkan. Bersama 15 personel, ia berinisiatif membenahi dengan dana swadaya, mulai memperbaiki instalasi listrik untuk mencegah kebakaran, mengecat, memasang keramik, hingga membenahi kamar mandi.
Ketika wacana pembentukan Koramil mengemuka, ia diperintahkan kembali untuk menata kantor dan mengaktifkan lapangan lama yang tak terpakai.
"Karena namanya perintah, apapun sifat perintah itu kami selalu siap," ujarnya.
Ia mengaku masih perlu menyesuaikan diri dengan amanah sebagai Plh Danramil. Jika dulu sebagai Danpos ia meminta petunjuk Danramil, kini ia bertanggung jawab langsung kepada Dandim.
Kedekatan dengan warga menjadi kunci. Sekitar 90 persen warga binaannya adalah petani. Ia hadir di pesta warga bila diundang, dan datang ke rumah duka meski tak diundang. Di sana ia menyampaikan tugas TNI dan mengimbau agar minuman keras tidak memicu masalah.
Selama bertugas, tidak ada gesekan antarpemuda yang berarti, karena adat istiadat masyarakat masih kuat.
Wilayah binaan Koramil 1306-22/Palolo mencakup 26 desa di dua kecamatan, yakni 21 desa di Kecamatan Palolo dan 5 desa di Kecamatan Nokilalaki. Ada 10 Babinsa yang melayani seluruh desa itu, salah satunya Kopda Ansar yang mengurus lima desa di Nokilalaki.
Dalam penanganan kebakaran lahan, Koramil bekerja sama dengan Polsek Palolo, pemerintah kecamatan, polisi kehutanan, serta forum pemuda Nokilalaki. Hubungan dengan Polsek pun solid, dengan rapat koordinasi tingkat kecamatan digelar sebulan sekali.
"TNI tidak punya kekuatan apa-apa tanpa didukung oleh masyarakat," tutupnya.




