Notification

×

Poros

Whats-App-Image-2023-04-03-at-18-46-33-1

Sport

iklan-admindesku

Indeks Berita

Whats-App-Image-2023-10-14-at-15-02-39-57158036

Hot Isue

Tag Terpopuler

Luapan Sungai Desa Air Panas Rendam Puluhan Rumah Warga Parigi Barat

Selasa, 02 Juni 2026 | Juni 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-03T03:37:35Z


 PorosSulteng–Parigi Moutong – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan Desa Air Panas dan Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, menyebabkan Sungai Air Panas meluap dan merendam puluhan rumah warga, Selasa (2/6/2026).


Berdasarkan informasi yang dihimpun, hujan mulai turun sekitar pukul 14.00 Wita dengan intensitas sedang hingga lebat di kawasan hulu sungai. Tingginya debit air yang mengalir ke hilir mengakibatkan tanggul sungai di perbatasan Desa Air Panas dan Desa Kayuboko jebol sekitar pukul 16.00 Wita.


Akibatnya, air sungai meluap ke badan jalan dan memasuki permukiman warga di Dusun I Desa Air Panas. Ketinggian genangan air dilaporkan mencapai sekitar mata kaki orang dewasa.


Sebanyak 25 rumah warga terdampak dalam peristiwa tersebut. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir sempat mengganggu aktivitas masyarakat setempat.


Pemerintah bersama pihak terkait bergerak cepat melakukan penanganan dengan mengerahkan tiga unit alat berat ekskavator ke lokasi kejadian sekitar pukul 16.30 Wita. Alat berat tersebut langsung digunakan untuk memperbaiki tanggul yang jebol sekaligus melakukan normalisasi alur sungai guna memperlancar arus air.


Menjelang malam, tepatnya sekitar pukul 20.00 Wita, kondisi banjir mulai berangsur surut. Namun demikian, proses normalisasi sungai tetap dilanjutkan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya luapan susulan.


Dari hasil pemantauan di lapangan, meluapnya Sungai Air Panas diduga dipicu oleh pendangkalan sungai akibat sedimentasi pasir dan lumpur yang terus menumpuk. Kondisi tersebut menyebabkan kapasitas sungai berkurang sehingga tidak mampu menampung debit air yang meningkat saat hujan deras.


Warga setempat mengungkapkan bahwa banjir akibat luapan Sungai Air Panas yang menjadi batas wilayah Desa Air Panas dan Desa Kayuboko kerap terjadi setiap musim penghujan. Oleh karena itu, normalisasi sungai dan penguatan tanggul dinilai penting untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang.


Saat ini seluruh genangan telah surut dan warga mulai membersihkan rumah masing-masing dari sisa lumpur serta material yang terbawa arus banjir. (Saripudin)

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini