Notification

×

Poros

Whats-App-Image-2023-04-03-at-18-46-33-1

Sport

iklan-admindesku

Indeks Berita

Whats-App-Image-2023-10-14-at-15-02-39-57158036

Hot Isue

Tag Terpopuler

KIPAN Gelar Aksi di Tugu Kotaraya, Desak Bupati Parimo Tindak Tegas ASN dan Anggota DPRD Positif Narkoba

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:19 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-11T01:19:36Z


PorosSulteng–Parigi Moutong,– Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) menggelar Aksi Unjuk Rasa (AUR) di Tugu Kotaraya, Desa Kotaraya, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong, pada Senin (10/08/2026) pukul 16.35 WITA.


Aksi ini dipicu oleh keprihatinan masyarakat Tomini, Palasa, Mepanga, dan Ongka Malino (Tomepaka) terhadap adanya ASN dan 1 orang anggota DPRD di lingkungan Pemkab Parigi Moutong yang terbukti positif narkoba.


Korlap aksi, Sdr. Afdal dan Sdr. Fandi Alang, memimpin sekitar 15 orang massa. Dalam aksi tersebut massa membawa perlengkapan berupa 1 unit sound system dengan pengeras suara dan 4 lembar kertas poster bertuliskan:  

- “Copot Bupati jika tidak bisa beri sanksi tegas”

- “Narkoba musuh rakyat”

- “Copot Kapolres jika tidak bisa menyelesaikan permasalahan narkoba”*  

- “Keadilan Parimo”


Dalam orasinya, massa menyampaikan 3 tuntutan utama:  


1. Mendesak Bupati Parigi Moutong untuk segera menindaklanjuti dan memberikan sanksi disiplin tegas kepada ASN dan anggota DPRD yang terbukti positif narkoba sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.  


2. Mendesak pencopotan dari jabatan terhadap ASN dan anggota DPRD yang terbukti positif narkoba sesuai mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.  


3. Apabila Bupati tidak mengambil tindakan tegas, massa akan mendesak Bupati Parigi Moutong untuk mundur dari jabatannya.


“Kita sebagai petani, kita sebagai nelayan yang tidak digaji negara, tapi harus berdiri di tempat panas ini untuk menyuarakan suara hati tentang bahaya narkoba. Kabupaten Parimo punya 283 desa, 23 kecamatan. Hampir tiap kecamatan ada Polsek, tiap desa ada Babinsa dan Babinkamtibmas. Tapi di Parigi Moutong ini masih ada bandar narkoba,” ujar perwakilan KIPAN di lokasi aksi.


Massa juga menyoroti fokus kebijakan pemerintah.  

“Kami masih memiliki kepolisian yang baik, TNI yang baik. Namun ada kebijakan pusat ke daerah, contohnya MBG. Pemerintah hanya sibuk tentang MBG dan tidak memperdulikan bahaya narkoba. Kita tidak butuh MBG, tapi kita butuh penanggulangan bahaya narkoba yang saat ini tidak terurus sehingga bisa merusak generasi muda kita,” tegasnya.


Aksi berlangsung tertib dan berakhir sekitar pukul 17.30 WITA. KIPAN menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga ada keputusan konkret dari Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. (Syarifuddin)


×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini