PorosSulteng–Palu – Kodam XXIII/Palaka Wira menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, di Lapangan Makodam XXIII/Palaka Wira, Senin (17/8/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh para prajurit serta Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI di lingkungan Kodam XXIII/Palaka Wira. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kajendam XXIII/Palaka Wira Kolonel Caj Anthony Tambunan,S.Sos., sekaligus membacakan amanat Panglima TNI.
Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan ucapan Selamat HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Tema tersebut, menurutnya, harus diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang profesional, disiplin, dan nyata.
Panglima TNI mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia diraih para pendiri bangsa melalui pengorbanan darah, keringat, dan air mata. Karena itu, tugas generasi saat ini adalah menjaga kemerdekaan dengan memastikan kedaulatan, keamanan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap terpelihara.
Di tengah dinamika lingkungan strategis global yang diwarnai kontestasi geopolitik, konflik kawasan, perang siber, perang informasi, serta perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), TNI dituntut mampu mendeteksi dan mencegah berbagai ancaman serta menjaga setiap jengkal wilayah darat, laut, dan udara Indonesia.
Panglima TNI juga menekankan pentingnya menghadirkan rasa aman bagi masyarakat, menegakkan aturan di wilayah tugas, mencegah dan menindak tegas berbagai pelanggaran seperti penambangan ilegal, illegal fishing, penyelundupan, serta bentuk pelanggaran lainnya yang merugikan rakyat.
Selain itu, TNI diminta melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) secara efektif, mendukung program strategis nasional, memperkuat ketahanan pangan dan energi, serta mempercepat penanganan bencana. Kondisi keamanan yang aman dan kondusif diharapkan mampu mendukung pertumbuhan perekonomian nasional menuju Indonesia yang makmur.
Panglima TNI menegaskan bahwa kekuatan TNI tidak hanya diukur dari modernisasi alat utama sistem senjata (Alutsista), tetapi juga dari kehormatan, integritas, dan disiplin setiap prajurit.
Untuk itu, seluruh prajurit diminta menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum dan disiplin, termasuk judi online, narkoba, desersi, penyalahgunaan wewenang, serta tindakan indisipliner. Jiwa korsa juga harus dimaknai sebagai kekuatan untuk mempererat kekompakan, bukan untuk melindungi pelanggaran.
Panglima TNI turut menekankan pentingnya memperkuat sinergi Tri Matra TNI serta soliditas bersama Polri dan seluruh komponen bangsa. Kepercayaan rakyat merupakan kehormatan yang harus senantiasa dijaga melalui sikap, ucapan, dan tindakan.
Dalam menghadapi tugas yang semakin kompleks menuju Indonesia Emas, TNI harus terus mewujudkan TNI PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif. Pimpinan TNI juga berkomitmen memperjuangkan peningkatan kesejahteraan, perumahan, layanan kesehatan, serta pemenuhan hak-hak prajurit dan keluarga.
Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI memberikan sejumlah penekanan kepada seluruh prajurit dan ASN TNI, antara lain meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, meningkatkan kesiapsiagaan operasional, serta bijak dan waspada dalam bermedia sosial.
Upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI tersebut menjadi momentum bagi seluruh personel Kodam XXIII/Palaka Wira untuk memperkuat semangat nasionalisme, meningkatkan profesionalisme, serta meneguhkan komitmen dalam memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.




