Notification

×

Poros

Whats-App-Image-2023-04-03-at-18-46-33-1

Sport

iklan-admindesku

Indeks Berita

Whats-App-Image-2023-10-14-at-15-02-39-57158036

Hot Isue

Tag Terpopuler

Kodam XXIII/Palaka Wira Gelar Latihan Terpadu Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla TA 2026, Perkuat Sinergi Penanggulangan Bencana

Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:24 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-22T07:24:14Z


PorosSulteng–PALU – Kodam XXIII/Palaka Wira menggelar Latihan Terpadu Kesiapsiagaan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Mayonif 711/Raksatama, Kota Palu, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesiapan personel, materiil, serta kemampuan operasional dalam menghadapi ancaman Karhutla melalui koordinasi terpadu lintas instansi.


Upacara pembukaan dipimpin Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta, S.H., M.Sc., P.Sc., selaku Inspektur Upacara (Irup), yang sekaligus membacakan amanat Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar.


Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara dan peserta yang terlibat dalam latihan tersebut. Panglima menegaskan bahwa latihan ini merupakan langkah strategis untuk menguji kesiapan satuan, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta memastikan setiap unsur mampu melaksanakan tugas penanganan Karhutla secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.


Pangdam menjelaskan bahwa Karhutla dapat menimbulkan dampak serius terhadap keselamatan masyarakat, kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan akibat asap, serta terganggunya aktivitas sosial dan perekonomian. Oleh karena itu, penanganannya tidak cukup hanya mengandalkan pemadaman ketika kebakaran terjadi, tetapi harus didukung upaya pencegahan, deteksi dini, kesiapsiagaan personel dan peralatan, serta respons yang cepat dan tepat.


Hal tersebut sejalan dengan tema latihan, yaitu “Kodam XXIII/Palaka Wira Beserta Jajarannya Melaksanakan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Kebakaran Hutan dan Lahan dalam Rangka Operasi Militer Selain Perang (OMSP).”


Menurut Pangdam, tema tersebut menegaskan komitmen Kodam XXIII/Palaka Wira beserta jajarannya dalam meningkatkan kemampuan operasional untuk mendukung penanganan bencana Karhutla sesuai tugas dan kewenangan yang berlaku.


Dalam pelaksanaannya, Pangdam memberikan lima penekanan kepada seluruh peserta latihan. Pertama, meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas. Kedua, mengutamakan faktor keamanan selama kegiatan berlangsung. Ketiga, memperkuat sinergi dan koordinasi lintas instansi. Keempat, memelihara kesiapan personel dan materiil agar selalu siap digunakan. Kelima, melaksanakan evaluasi secara objektif sebagai bahan perbaikan dalam pelaksanaan tugas ke depan.


Pangdam juga menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, tidak hanya TNI, tetapi juga Polri, pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, Manggala Agni, dunia usaha, relawan, dan masyarakat. Sinergi tersebut diperlukan untuk memperkuat upaya pencegahan, mempercepat penanganan di lapangan, serta meminimalkan dampak kebakaran terhadap masyarakat dan lingkungan.


“Latihan ini bukan sekadar kegiatan rutin atau formalitas, melainkan sarana untuk menguji kesiapan personel, materiil, peralatan, sistem komando dan pengendalian, serta mekanisme koordinasi antarsatuan dan antarinstansi,” tegas Pangdam dalam amanatnya.


Melalui latihan terpadu ini, seluruh peserta diharapkan semakin memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, menguasai prosedur penanganan Karhutla, serta mampu membangun pola tindakan yang terintegrasi. Dengan kesiapan dan koordinasi yang baik, setiap unsur diharapkan dapat bergerak secara cepat, tepat, profesional, dan efektif dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan.


Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Kodam XXIII/Palaka Wira dalam mendukung pemerintah daerah memperkuat kesiapsiagaan dan meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana, khususnya penanganan Karhutla di wilayah Sulawesi Tengah.


Upacara pembukaan turut dihadiri para Pejabat TNI di wilayah Sulteng dan Pejabat Kepolisian dari Polda Sulawesi Tengah, Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala BPBD Kabupaten Sigi, Kepala Damkar Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Satpol PP Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu, Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan, Kepala Basarnas Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua RAPI Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala BMKG Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Puskesmas Desa Sibedi, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, serta para prajurit, panitia, dan peserta latihan kesiapsiagaan penanganan Karhutla.

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini