Notification

×

Poros

Whats-App-Image-2023-04-03-at-18-46-33-1

Sport

iklan-admindesku

Indeks Berita

Whats-App-Image-2023-10-14-at-15-02-39-57158036

Hot Isue

Tag Terpopuler

Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsub Mepanga Turun Langsung ke MAN 2 Parigi.

Minggu, 18 Januari 2026 | Januari 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-19T04:57:33Z


PorosSulteng-Mepanga ,Parigi Moutong- Kepolisian terus memperkuat langkah preventif dalam menghadapi ancaman narkoba, perundungan, dan rendahnya kesadaran berlalu lintas di kalangan generasi muda.


Kapolsubsektor Mepanga, Ipda Yayang L.E, bersama Bhabinkamtibmas Desa Sumber Agung, Kadek Wirata, secara langsung menyambangi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Parigi, Desa Sumber Agung, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong, untuk memberikan sosialisasi dan edukasi hukum kepada para pelajar.


dalam Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam membangun kesadaran hukum sejak dini sekaligus menutup ruang tumbuhnya perilaku menyimpang di lingkungan sekolah. 


kemudian ,Di hadapan para siswa dan tenaga pendidik, Ipda Yayang L.E menegaskan bahwa pelajar merupakan kelompok strategis yang harus dilindungi sekaligus diberdayakan agar tidak terjerumus dalam pengaruh negatif pergaulan bebas.


“Sekolah adalah tempat membangun masa depan. Jika sejak dini pelajar sudah terpapar narkoba, terbiasa melakukan bullying, atau mengabaikan aturan lalu lintas, maka yang terancam bukan hanya masa depan mereka, tetapi juga masa depan bangsa,” tegas Ipda Yayang L.E.


Dalam pemaparannya, Kapolsub Mepanga menjelaskan secara rinci dampak penyalahgunaan narkoba yang tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga berujung pada sanksi hukum berat yang dapat menghancurkan masa depan pelajar. 


Ia juga menyoroti fenomena bullying yang kerap dianggap sepele, namun berdampak serius terhadap kondisi psikologis korban dan berpotensi memicu tindak kekerasan lanjutan.


“Bullying bukan candaan. Itu adalah bentuk kekerasan. Pelaku bisa berhadapan dengan hukum, dan korban bisa mengalami trauma berkepanjangan. Karena itu, budaya saling menghormati harus ditanamkan di lingkungan sekolah,” ujarnya dengan nada tegas.


Selain itu, Ipda Yayang L.E turut menekankan pentingnya kepatuhan terhadap tata tertib berlalu lintas, khususnya bagi pelajar yang sudah menggunakan kendaraan bermotor. 


Menurutnya, tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia pelajar menjadi alarm serius bagi semua pihak.


selain itu memakai helm, memiliki SIM, dan mematuhi rambu lalu lintas bukan sekadar aturan, tapi bentuk tanggung jawab menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tambahnya.


Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sumber Agung, Kadek Wirata, mengajak para siswa untuk berani bersikap tegas menolak narkoba, tidak menjadi pelaku maupun korban bullying, serta aktif menjadi pelopor ketertiban di lingkungan sekolah dan masyarakat.


“Jika melihat atau mengalami tindakan yang melanggar hukum, jangan diam. Laporkan kepada guru, orang tua, atau pihak kepolisian. Kami hadir untuk melindungi,” ujarnya.


Sementara,Pihak MAN 2 Parigi menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Polsubsektor Mepanga dan menilai kegiatan tersebut sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi pelajar saat ini. 


di katakan nya,Sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, kondusif, dan berkarakter.


Dengan ,Melalui kegiatan sosialisasi ini, Polsubsektor Mepanga menegaskan perannya tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra edukatif dan pembina masyarakat. 


Langkah demi langja untuk turun langsung ke sekolah menjadi wujud nyata pendekatan humanis Polri dalam membentuk generasi muda yang sadar hukum, berintegritas, dan siap menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat, tutupnya. 

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini