Acara penutupan yang berlangsung mulai pukul 19.00 WITA ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting daerah, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Parigi Moutong, para Lurah beserta seluruh perangkat daerah se-Kecamatan Parigi, Dewan Hakim, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan kafilah dan warga setempat yang memadati area masjid.
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan dengan penuh khidmat oleh Plt. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Marzuk Hululo, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan syiar Islam ini.
"Pelaksanaan MTQ ini tidak hanya sekadar acara seremonial semata, akan tetapi momen berharga untuk memperkuat keimanan, akhlak, persaudaraan, dan persatuan umat," ujar Marzuk Hululo saat membacakan sambutan Bupati di hadapan para hadirin.
Beliau juga mengimbau kepada seluruh peserta agar ilmu yang didapatkan selama berkompetisi dapat memperluas wawasan dan kecintaan mendalam terhadap Al-Qur'an sebagai pedoman abadi kehidupan umat manusia.
Salah satu poin penting yang ditegaskan oleh Pemerintah Daerah adalah rasa bangga atas lahirnya qori dan qoriah terbaik dari generasi milenial. Di tengah derasnya arus modernisasi, kehadiran generasi muda yang mencintai Al-Qur'an dipandang sebagai benteng moral sekaligus aset berharga yang akan mengharumkan nama Kabupaten Parigi Moutong di masa depan.
Kepada para peserta yang berhasil meraih juara, Bupati mengingatkan agar tidak cepat berpuas diri atau jemawa. Kemenangan ini harus dijadikan pelecut semangat untuk terus belajar ke tingkat yang lebih tinggi. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, Bupati memberikan untaian pesan rohani yang menyejukkan hati.
"Bagi yang belum berhasil meraih kejuaraan, hendaknya tidak kecewa dan berputus asa. Jadikanlah kekalahan sebagai kesuksesan yang tertunda. Selalu berpikir positif untuk bisa menjadi lebih baik lagi ke depan. Terus belajar dalam memperbaiki serta mengasah diri," pesannya.
Acara kemudian ditutup secara resmi yang ditandai dengan pernyataan penutupan dan dilanjutkan dengan pemukulan gong oleh Plt. Kabag Kesra atas nama Bupati Parigi Moutong. Gema hamdalah dari seluruh hadirin yang hadir menutup rangkaian malam penuh berkah tersebut. Melalui momentum MTQ ke-IX ini, semangat kecintaan terhadap Al-Qur'an diharapkan tidak berhenti pada panggung musabaqah, melainkan tertanam erat dan diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

