Notification

×

Poros

Whats-App-Image-2023-04-03-at-18-46-33-1

Sport

iklan-admindesku

Indeks Berita

Whats-App-Image-2023-10-14-at-15-02-39-57158036

Hot Isue

Tag Terpopuler

Gufran Ahmad Resmi Dilantik Jadi Ketua Kadin Sulteng 2026-2031, Anindya Bakrie Pimpin Langsung di Palu

Kamis, 17 September 2026 | 17:08 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-17T09:08:12Z


PorosSulteng–Palu,– Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah Masa Bakti 2026–2031 resmi dilantik. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kota Palu, Rabu (16/9/2026) malam.


Kepengurusan baru yang dipimpin Gufran Ahmad sebagai Ketua Kadin Sulteng terpilih ini terdiri atas 1 ketua, 5 bidang utama, 19 wakil ketua, dan 55 anggota komite.


Dalam sambutannya, Gufran Ahmad menegaskan kepengurusan baru ini dibangun sebagai rumah besar bagi seluruh pelaku usaha, dari skala mikro hingga besar.


"Kita ingin pengusaha lokal menjadi bagian dari pertumbuhan, bukan hanya menjadi penonton atau cadangan. Pengusaha lokal harus masuk ke dalam rantai pasok industri, memperoleh akses pasar, serta meningkatkan kapasitas dan daya saing," ujar Gufran.


Ia menambahkan indikator keberhasilan organisasi akan diukur dari terbukanya peluang bisnis nyata, penciptaan lapangan kerja, serta keterlibatan aktif UMKM.


Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyampaikan optimisme tinggi terhadap potensi ekonomi Sulawesi Tengah. Menurutnya, pertumbuhan daerah tidak boleh hanya bertumpu pada hilirisasi nikel.


"Potensi daerah tidak hanya bertumpu pada nikel dan hilirisasi, tetapi juga sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan, seperti kelapa, durian, dan kakao. Manfaatkan jaringan nasional dan internasional untuk memperluas promosi investasi serta membuka akses pasar," kata Anindya.


Ia berpesan agar pengurus baru senantiasa memegang tiga prinsip utama: bermanfaat, berdampak, dan amanah.


Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Arniwaty Lamadjido yang hadir mewakili Gubernur menyambut hangat jajaran Kadin dan menegaskan kesiapan Pemprov berkolaborasi.


Wagub memaparkan sejumlah program strategis, di antaranya target pencetakan 30.000 hektar sawah baru dengan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas dari 4 ton menjadi 12 ton per hektar.


Selain itu, Wagub juga menyoroti nilai ekonomi komoditas perkebunan seperti durian yang mencatatkan angka ekspor signifikan, serta potensi industri perikanan seperti rumput laut.


Pemprov Sulteng menegaskan keterbukaannya terhadap masuknya investor yang taat aturan serta mengumumkan rencana pertemuan 1.000 UMKM se-Sulteng pada 28 September mendatang melalui gerakan 'Berani Ekspor'.


Pelantikan ini menjadi momentum strategis bagi daerah, termasuk Kabupaten Parigi Moutong, untuk menyelaraskan program pembangunan dengan program Kadin guna memperluas pasar produk unggulan lokal, menarik investor, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat berkelanjutan. 


×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini