Notification

×

Poros

Whats-App-Image-2023-04-03-at-18-46-33-1

Sport

iklan-admindesku

Indeks Berita

Whats-App-Image-2023-10-14-at-15-02-39-57158036

Hot Isue

Tag Terpopuler

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodam XXIII/Palaka Wira Cetak Generasi Penyelamat Lewat Pelatihan BHD di SMAN 3 Palu

Sabtu, 19 September 2026 | 12:41 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-19T04:46:32Z


PorosSulteng–PALU,– Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodam XXIII/Palaka Wira menggelar Bakti Sosial Kesehatan dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi pelajar di SMA Negeri 3 Palu, Sabtu (19/9/2026).


Kegiatan yang mengusung tema "TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur" ini diikuti oleh ratusan siswa-siswi, dewan guru, serta pengurus OSIS, PMR, dan Pramuka SMAN 3 Palu.


Pangdam XXIII/Palaka Wira yang diwakili Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta, S.H., M.Sc., Psc. menegaskan bahwa TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk membina generasi muda.


"TNI memiliki tanggung jawab moral untuk membina generasi muda, khususnya di lingkungan pendidikan. Pelajar adalah generasi penerus bangsa. Kemampuan Bantuan Hidup Dasar (BHD) sangat penting agar mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan serta keterampilan untuk menyelamatkan nyawa sesama," ujar Danrem.


Ia berharap para siswa SMAN 3 Palu dapat menjadi pelopor dan duta penyelamat di lingkungan mereka."Jika ada teman yang pingsan, tersedak, atau mengalami kecelakaan, mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan sebelum tenaga medis tiba. Ini adalah wujud nyata dari TNI yang PRIMA dan menyatu dengan rakyat," tambahnya.


Pelatihan ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para siswa. Ketua PMR SMAN 3 Palu, Aurel, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan edukasi medis ini.


"Sebagai Ketua PMR, saya merasakan manfaat yang luar biasa. Kami diajarkan BHD yang sangat krusial. Jika nanti ada teman atau keluarga yang membutuhkan pertolongan darurat, kami sudah tahu cara menangani kondisi seperti henti jantung," kata Aurel.


Aurel mengungkapkan bahwa simulasi penanganan medis darurat berskala besar seperti ini baru pertama kali diterima oleh siswa SMAN 3 Palu. Sebelumnya, ekstrakurikuler PMR hanya melakukan latihan internal rutin yang bersifat mendasar.


"Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada tim medis dan perawat dari Kodam XXIII/Palaka Wira yang telah memberikan pelatihan berharga ini. Semoga ke depan semakin banyak anak muda yang paham BHD, karena kemampuan ini bisa menyelamatkan nyawa seseorang," pungkas Aurel. 


Penulis: Wafiq Saifullah

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini