Notification

×

Poros

Whats-App-Image-2023-04-03-at-18-46-33-1

Sport

iklan-admindesku

Indeks Berita

Whats-App-Image-2023-10-14-at-15-02-39-57158036

Hot Isue

Tag Terpopuler

Irdam Kodam XXIII/Palaka Wira dan Danramil Tinombo Jadi Narasumber Dialog Moderasi Beragama Hindu di Palu

Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:57 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-22T12:01:58Z


PorosSulteng–PALU–Unsur TNI ikut menjadi narasumber dalam kegiatan Dialog Kerukunan Intern Umat Beragama dan Moderasi Beragama Hindu Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Hotel Jazz Palu, 17-18 Oktober 2026.


Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Tengah ini mengusung tema _“Mewujudkan Hubungan yang Harmonis, Kerja Sama, Saling Pengertian di antara Tokoh Intern Umat Hindu Sulawesi Tengah”_.

Dari Kodam XXIII/Palaka Wira, Inspektur Kodam (Irdam) Brigjen TNI Gusti Nyoman Suriastawa membawakan materi _“Peran Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dalam Membangun Sumber Daya Manusia Hindu di Masa Depan”_.

Dalam paparannya, ia menguraikan peran tokoh agama sebagai sosok yang memiliki rasa tanggung jawab di bidang agama, tokoh masyarakat sebagai sosok yang peduli kepada masyarakat, serta generasi muda sebagai tunas krama Hindu di masa mendatang.

Selanjutnya, Komandan Koramil (Danramil) 1306-09/Tinombo Kodim 1306/Kota Palu, Kapten Inf I Gusti Ngurah Susila, S.E., memaparkan materi _“Peran Lembaga PHDI dalam Pembinaan Umat Hindu di Provinsi Sulawesi Tengah”_. Ia tampil mewakili Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Sulawesi Tengah.

Pemateri lain yang hadir yakni Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulteng Prof. Dr. KH Zainal Abidin, M.Ag., dan Ni Made Anggreniyati, S.E., M.Si., dari Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Sulteng.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulteng Moh. Taslim yang mewakili Kepala Kanwil Kemenag Sulteng. Turut hadir Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Sulteng I Wayan Sudiana, S.Ag., M.Si., bersama staf, tokoh agama Hindu, dan 20 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Moh. Taslim menegaskan bahwa kerukunan tidak cukup hanya dengan saling menghormati, tetapi harus dibangun melalui komunikasi terbuka, kesediaan untuk saling mendengar, dan komitmen untuk merawat persatuan.

Menurutnya, moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan, melainkan bersikap adil, seimbang, toleran, dan menghargai hak orang lain dalam menjalankan keyakinannya.

Melalui dialog ini, peserta diharapkan dapat menjadi penggerak perdamaian dan penyambung komunikasi di daerah masing-masing, sehingga hasilnya dapat mencegah kesalahpahaman dan potensi konflik di tengah masyarakat.

Sumber:Kapten Inf I Gusti Ngurah Susila, S.E. - Danramil 1306-09/Tinombo Kodim 1306/KP & Kanwil Kemenag Sulteng
×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini