Penyuluhan disampaikan Kanit Opsnal Satresnarkoba Polres Sigi, Aiptu Moh. Rafiq, dengan bantuan layar tayang bertajuk "Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba". Sambil berdiri dan memegang mikrofon di depan para siswa, petugas menyampaikan materi, sementara rekannya mengoperasikan laptop di meja samping layar.
Kepala SMP Negeri 9 Sigi, Nuraeni, S.Pd.I., yang diwawancarai wartawan media ini , mengaku sangat mengapresiasi kehadiran Polres Sigi dan Satresnarkoba memberikan materi bahaya narkoba kepada anak didiknya. Menurutnya, pihak sekolah juga terus menyampaikan kepada para siswa bahwa narkoba sangat membahayakan diri. Bila ditemukan hal yang mengkhawatirkan, sekolah memanggil orang tua siswa dan menegaskan bahwa narkoba berbahaya serta tidak boleh digunakan.
Kegiatan ini berawal dari inisiatif pihak sekolah, yang kemudian direspons cepat oleh Polres Sigi. Sinergi tersebut menunjukkan bahwa upaya mencegah penyalahgunaan narkoba, bahkan peredarannya, membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk kalangan masyarakat.
Komitmen itu tidak sebatas ucapan. Di salah satu dinding teras depan gedung sekolah terpampang visi, misi, dan tujuan sekolah, salah satunya menargetkan [85 persen siswa memahami serta terbebas dari bahaya penyalahgunaan narkoba]. Target itu diwujudkan lewat kerja sama dengan Polres Sigi, khususnya Satresnarkoba.
Sosialisasi tidak berhenti pada ceramah. Dalam sesi tanya jawab, sejumlah siswa mendapat kesempatan berbicara melalui mikrofon, dan seorang siswi tampak berdiri menyampaikan pertanyaannya di hadapan teman-temannya. Para siswa serta guru yang hadir menyimak materi dengan tertib.
Salah seorang siswi kelas 7A, Jasmin Ramadani, mengaku senang mengikuti penyuluhan karena pengetahuannya tentang narkoba bertambah. Sebagai tindak lanjut, ia berencana menyampaikan bahaya narkoba kepada teman-temannya agar tidak ikut-ikutan menggunakannya. Ia juga berpesan kepada teman-temannya untuk menjauhi narkoba.
Dalam kesempatan itu, Aiptu Moh. Rafiq juga menyampaikan pesan Kasat Narkoba Polres Sigi, bahwa narkoba adalah musuh masyarakat. Polri, kata dia, akan terus menumpas penyalahgunaan dan peredaran narkoba, khususnya di wilayah hukum Polres Sigi. Masyarakat pun diminta tidak segan memberikan informasi bila mengetahui hal yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara petugas Satresnarkoba, Kepala Sekolah, para guru, dan siswa yang tampak ceria menyambut kamera.
Diolah dari hasil liputan langsung dan keterangan Kepala SMP Negeri 9 Sigi
Reporter: Rif
.




